Rubik’s Cube bukan sekadar teka-teki; ia juga keterampilan yang bisa diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Itulah yang terjadi ketika Abel Brata diundang Deddy Corbuzier untuk mengajari putranya, Azka, cara menyelesaikan Rubik’s Cube.
Hanya dalam satu pertemuan, Azka sudah menyerap metode pemula yang diajarkan Abel. Jelas ia anak yang cerdas dan cepat menangkap hal baru.
Senang rasanya melihat komunitas Rubik’s Cube terus tumbuh dan berkembang seperti ini. Dengan penggemar baru yang terus belajar dan berbagi ilmu, popularitas teka-teki ini tak menunjukkan tanda-tanda meredup.
Siapa tahu, suatu hari Azka akan menjadi speedcuber dan menginspirasi generasi cuber berikutnya. Bagaimanapun, estafet semangat inilah yang membuat warisan Rubik’s Cube tetap hidup.